Puisi Bahasa Para Malaikat

Jjika yang disebut cinta itu
Adalah bahasa para malaikat, maka
Nyalakan hasratmu
Nyatakan dengan perasaan yang halus dan perlahan
Antarkan ia pada segala yang tak wujud
Tanpa peduli orang orang akan menilai
Untuk apa kau suka bercakap cakap sendiri di hadapan cermin itu

Ada yang akan memerhatikanmu dibelakang hari
Diam diam, juga akan menuliskan puisi
Nyalakan sekali lagi hasratmu, jangan kau tutup lagi
Ikutilah setiap degup yang dilahirkan hasrat itu, sampai kau yakin
Nama indah yang selalu di sebut sebutkan itu adalah namamu