Kekhawatiran dalam Lirik lagu tahun 2000 ini satu persatu terjadi. Astagfrulloh !!

Kekhawatiran dalam Lirik lagu tahun 2000 ini satu persatu terjadi. Astagfrulloh !!

Assalamualaikum wr wb
Halo teman-teman, salam hangat atas perjumpaan kita yang ini. Semoga semua dalam keadaan sehat dan kreatif sepanjang hari. Kali ini kita akan membahas kemisteriusan dalam lirik lagu Nasida Ria yang berjudul tahun 2000. Baggaimana bisa, kok rasa rasanya satu persatu ramalan dalam lirik lagu itu akhirnya terbukti.
Tapi sebelum kita lanjut, ada baiknya teman-teman subscribe channel ini. yuk kita bangun channel sastra ini bersama-sama. Beribadah itu ada banyak caranya lo temans. Salah satunya dengan berlangganan channe ini. Duduk yang gagah dan besarkan volume anda
————– ————————-
Jika teman teman pada masa kanaknya pernah menggunakan uang Rp, 25 perak untuk membeli jajanan di sekolah maka lagu Nasida Ria yang berjudul tahun 2000 itu adalah lagu yang hampir wajib kita hapal liriknya. Pasalnya, disamping kata kata yang digunakan dalam lrik lagu itu tidak alay seperti lagu lagu sekarang, juga karena di layar-layar TV, juga di radio radio kesayang ibu bapak lagu itu selalu diputar, selalu menjadi penutup aktiivitas sore hari.

Ulasan ini dapat teman-teman lihat dalam bentuk video di : youtube.com/c/isakharrydkk dengan judul : Mencemaskan, satu peprsatu dalam lirik lagu ini terbukti !

Maka tak heran, di pojok pojok kampong, di gang gang pedesaan. di pematang pematang sawah, di kali dan sungai yang alirnya deras, sekali waktu akan kita dengar merdu anak anak desa menyulam lagu itu sembari mlewati aktivitas menyenangkan mereka.

Tapi apakah teman-teman sadar bahwa satu persatu kekawatiran dalam lirik lagu itu akhirnya terjadi??

Mari kita telisik satu persatu kekawatiran dalam lirik lagu itu

tahun dua ribu tahun harapan,
yang penuh tantangan dan mencemaskan
wahai pemuda dan para remaja,
ayo siapkan dirimu
siapkan dirimu, siap ilmu siap iman
siap

lagu ini dibuka dengan kekwatiran yang paradox
bahwa di tahun 2000 dan seterusnya
adalah tahun tahun yang diharapkan umat manusia
tapi dibalik harapan itu
terdapat sejuta kecemasan yang menantang
maka dari itu wahai pemuda dan para remaja
bersiaplah menghadapi tahun tahun paradox itu
hanya 2 caranya yaitu dengan ilmu yang luas dan iman yang tangguh

lihat sekarang, semua serba paradox
disisi lain perkembangan internet sangat kita syukurkan
tapi di sisi lainnya
ia sangat berpotensi merusak
begitu juga engan kemunculan kemundulan media social laiinya
sangat gampang kita mencari informasi
tapi kalo tdak berbekal ilmu dan iman
bisa jadi itu informasi yang hoax lagi menyesatkan

tahun dua ribu kerja serba mesin,
berjalan berlari menggunakan mesin
manusia tidur berkawan mesin,
makan dan minum dilayani mesin

tahukan teman sebelum tahun 2 ribu
jangankan menggunkan speda motor
punya HP tulalit saja
sungguh elitnya luar biasa
tapi sekarang kekawatiran itu terbukti
kita hidup berdampingan dengan mesin
kawan kita pada saat tidur adalah mesin bernama kipas angin
pada saat mau makan dan minum
tinggal hampiri megicom dan kulkas
iya kan??

sungguh mengagumkan tahun dua ribu
namun demikian penuh tantangan
penduduk makin banyak, sawah ladang menyempit
mencari nafkah smakin sulit
tenaga manusia banyak diganti mesin,
pengangguran merajalela

sekarang baru kita akan sadar bahwa pengangguran tidak hanya disebabkan oleh kemalasan dan ketidak beruntungan, apalagi karena janji pemerintah yang tidak direalisasikan
tetapi pengangguran disebabkan juga karena tenaga mausia banyak digantikan mesin

maka jangan heran
sawah ditanami gedung dan gudang,
hutan ditebang jadi pemukiman
maka penyakit penyakit sangat rentan menyerang
karena okseigen yang kita hirup sudah tak murni
langit suram udara panas akibat pencemaran

sampai disini teman
sekali lagi
tak ada cara lain untuk menghadapi
kecuali ilmu yang luas
dan iman yang tangguh

see ya..

Nabi Muhammad SAW & Puisi Amru’l Qais

Nabi Muhammad SAW & Puisi Amru’l Qais

Di Youtube, beredar video yang memaparkan bahwa Nabi Agung Muhammad SAW menjiplak puisi Amru’l Qais ketika membelah bulan [Astagfirullahal ‘Adzim]

Dengan kata lain, bahwa video tersebut menuduh bahwa Nabi Muhammad SAW adalah penipu.

Sakit rasanya melihat komentar-komentar di video yang diunggah oleh akun Christian Prince Indonesia. Semoga Allah memberikan hidayah kepadanya. Amin

Dan komentar saya untuk video tersebut

Bagaimana mungkin Nabi Agung Muhammad SAW menjiplak puisi-puisinya Amru’l Qais sedang Nabi Muhammad SAW adalah seorang umi (Tidak bisa baca tulis)?

Untuk pengunggah video. Sekali lagi. Semoga Allah memberikan hidayah. Aamiin.. Dan untuk para Ahli Hadits dan Tafsir semoga mau meluruskan pendapat yang menyesatkan itu.