Airish yang lembut, tak akan ada asap yang menggangu pernapasan bila kita sadar bahwa api yang kita tungkukan itu adalah keseimbangan musim dingin. Dan sepertinya, persaan terlalu belia untuk kita jadikan alasan mengapa kita harus saling memerhatikan. Seorang guru, tidak wajar bila hanya siswa yang berprestasi saja yang harus diperhatikan. Seorang ibu, atau ayah sangat tidak wajar bila si bngsu saja yang harus diberikan kasih sayang lebih. Begitu juga kita, dengan usia perjumpaan yang masih belia begini, sangat aneh bila perasaan yang kita kambing hitamkan ketika pada malam-malam kita sering saling bertanya kabar.

“Tetapi Januari, seharusnya musim telah berganti” katamu meninggikan suara.

“Ah, mengingat cuaca yang tak bisa kita ditebak begini. Apakah salah bila kehangatan kita jaga dengan cara-cara berbeda?” Tanyaku kembali

2019/